Breaking News
Loading...

Recent Post

Selasa, 31 Desember 2013
Staycation in Surabaya: Hotel 88 Embong Kenongo

Staycation in Surabaya: Hotel 88 Embong Kenongo

Cabang Hotel 88 di Embong Kenongo, Surabaya
Untuk menghindari berisik suara terompet, kembang api swadaya dan knalpot brong di malam tahun baru, kami memutuskan staycation di hotel (murah) di Surabaya.

Sebenarnya rencana staycation ini tidak sengaja. Ketika saya cek akun Agoda, ternyata poin saya bakal hangus per 31 Desember 2013 kalau tidak digunakan. Sayang banget kan poin-poin yang didapat dari bantu teman-teman backpacker yang belum punya kartu kredit untuk booking hotel ini hilang begitu saja. Iseng-iseng saya cari hotel yang bisa ditukar dengan 12,500 poin Agoda, dan ketemu hotel ini. Saya pesan dua bulan sebelumnya tanpa membuat rencana malam tahun baru sama sekali. Kalaupun nanti nggak jadi ya gakpapa, toh nggak rugi apa-apa.

Hotel ini relatif baru, salah satu cabang Hotel 88 yang banyak saya lihat di Singapore. Review-nya bagus. Lokasinya oke, di jalan Embong Kenongo 17, dekat dan bisa jalan kaki ke Plaza Surabaya (Delta), Monumen Kapal Selam, Pasar Bunga Kayoon, TIC (Tourism Information Centre), Perpustakaan Kota dan Es Krim Zangrandi. Yang nggak mau jalan kaki, taksi Blue Bird mangkal di depan hotel. Rate standar hotel ini sekitar 350 ribu, sudah termasuk sarapan. Kami dapatnya gratis pakai poin Agoda, jadi ya lumayan, pake banget :p



Enaknya pesan hotel di Indonesia, gak perlu pusing dengan aturan maksimal berapa orang per kamar. Asal muat dan mau empet-empetan aja, monggo, dipersilahkan, haha. Ketika cek in, saya hanya diminta menunjukkan KTP, tanpa ditanya berapa orang yang ikut menginap. Kamar superior kami terletak di lantai dua, untuk non-smoking room. Kamarnya mini banget sih, cuma 17 meter persegi, dengan satu king bed tanpa jendela. Tapi apalah artinya jendela kalau di kamar ada sambungan wifi yang cepat dan gratis. 

Fasilitas kamar ini standar, ada TV kabel, meja kerja, toilet dengan shower terpisah. Air minum botolan, handuk, sabun, shampo, sikat gigi dan sandal hotel juga disediakan. Tapi di kamar tidak ada mini bar (kulkas) dan alat pembuat teh/kopi. Nggak masalah sih, karena di tiap lantai ada dispenser air panas dan dingin. Di lobi juga disediakan teh dan kopi panas setiap saat. Bahkan di malam tahun baru ini ada bonus camilan kacang rebus, ubi dan singkong rebus dan wedang ronde, meski rasa wedangnya tidak karu-karuan :))

Seminggu sebelum malam tahun baru, saya baru tahu kalau di Surabaya diadakan Car Free Night di beberapa ruas jalan. Salah satunya adalah Jalan Jenderal Sudirman yang cuma 50 meter dari hotel ini. Wah, kebetulan banget. Karena anak-anak tidak mau keluar dan memilih menonton film di kamar, saya punya kesempatan pacaran dengan Si Ayah, menengok keramaian di CFN malam tahun baru. 

CFN-nya ramai, dan berisik tentu saja. Tapi saya sudah pakai senjata noise-cancelling earphone. Di sepanjang Jl Sudirman, sampai tugu bambu runcing, berjajar gerai makanan, promosi produk dan komunitas. Di titik-titik tertentu ada atraksi dari berbagai komunitas: capoeira, sepeda lipat, cosplay, ular tangga raksasa, atraksi ular raksasa (beneran). Warga Surabaya tumblek blek di sini, semakin malam semakin ramai saja. Setelah berhasil membelikan nasi kuning untuk makan malam Precils, kami menikmati last supper kami, berupa lontong kikil, sambil menonton sirkus sepeda motor yang ahli menjungkirbalikkan tunggangan mereka. Haha, cara melewatkan tahun baru yang aneh.

Breakfast station di lantai 2

Meski harus berdempetan berempat tidur di satu ranjang, untungnya, kamar hotel kami lumayan kedap suara, jadi kami bisa tidur nyenyak tanpa terganggu kemeriahan pesta jalanan tahun baru di luar sana. 

Pagi harinya, sarapan disediakan mulai jam enam, di lantai dua dan lantai tiga. Saya senang sekali dengan pemisahan ini, karena bisa sarapan dengan nyaman tanpa terganggu asap rokok. Pilihan menu sarapan sederhana: bubur ayam, nasi goreng, pecel dan roti panggang dengan selai. Minumnya ada teh, kopi dan jus jeruk. Pilihan buah hanya ada semangka. Untuk pencuci mulut disediakan singkong rebus dengan gula merah. Saya mencoba bubur ayam dan rasanya lumayan enak.

Karena tempat terbatas, kami tidak bisa berlama-lama di area sarapan ini. Begitu piring atau gelas kami kosong, pelayan dengan cepat mengambilnya. Bahasa halusnya tentu saja ingin mengusir kami karena memang harus bergantian dengan tamu lain. Untung kamar kami dekat dengan area sarapan ini, jadi bisa ambil ini itu dan dimakan di kamar.

Happy New Year 2014!
Mobil tamu bisa parkir gratis di hotel ini. Kalau tempat parkir di depan hotel habis, bisa parkir di pinggir jalan sekitarnya, keamanan dijamin pihak hotel 12 jam. Layanan cek out hotel ini secepat kilat. Saya cukup menyerahkan kartu kunci dan beres sudah karena sudah dibayar oleh Agoda. Little A cukup senang tinggal di sini, meski dia lebih senang lagi kalau hotelnya ada jendelanya. Big A juga senang karena wifinya bisa untuk streaming YouTube tanpa jeda. Si Ayah senang karena bisa numpang mengerjakan PR. The Emak ikut senang karena semua senang. Setelah meninggalkan hotel ini jam 11.30 siang, Little A langsung bertanya, "Kapan kita ke hotel gratis lagi, Mommy?"

Keluarga The Precils mengucapkan Selamat tahun baru 2014. Semoga semua destinasi impian bisa tercapai tahun ini. Cheers.

 ~ The Emak

Baca juga: 
Staycation Surabaya: Hotel Swiss Belinn Manyar
Rabu, 04 Desember 2013
Resep Cara Membuat Gulai Kepala Ikan kakap

Resep Cara Membuat Gulai Kepala Ikan kakap

Bahan untuk Membuat Gulai Kepala Kakap :
resep kepala kakap

  • Kepala ikan kakap, potong menjadi 2 bagian. 
  • 3 buah kelapa (diambil santan secukupnya). 
  • 3 lembar daun jeruk purut. 
  • 1 batang sereh memarkan. 
  • 1 lembar daun kunyit. 
  • 1 ikat daun kemangi. 
  • Daun salam 2 lembar. 
  • Daun pandan wangi 1 lembar. 
  • Belimbing sayur 5 buah, Potong serong. 
  • Tomat 2 buah, Potong kasar. 
  • 1 buah jeruk nipis. 
  • Air asam 2 sendok teh. 
  • Minyak goreng 3 sendok makan.

Bumbu untuk Gulai Kepala Kakap yang dihaluskan :
  • 100 gram cabai merah. 
  • 10 buah bawang merah. 
  • Ketumbar 1/2 sendok teh, Sangrai. 
  • Jintan 1/4 sendok teh, Sangrai. 
  • 10 butir kemiri. 
  • 4 cm lengkuas. 
  • 4 cm kunyit. 
  • 4 cm jahe. 
  • 3 siung bawang putih. 
  • Gula pasir secukupnya. 
  • Garam secukupnya.


Cara membuat Gulai kepala Ikan kakap :
  1. Bersihkan kepala ikan kakap lalu lumuri dengan perasan jeruk nipis kemudian diamkan selama 10 menit 
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, masukkan daun salam, daun pandan, daun jeruk dan serai. Tumis hingga harum. 
  3. Masukkan kepala kakap dan cabai, tumis sebentar kemudian tuangkan santan, aduk hingga merata. 
  4. Masukkan belimbing sayur, air asam, tomat, aduk terus menerus agar santan tidak pecah sampai mendidih dan matang. 
  5. Taburi dengan daun seledri dan bawang goreng.
    Senin, 02 Desember 2013
    Cara Memotong Kartu SIM Ponsel Menjadi Micro SIM card

    Cara Memotong Kartu SIM Ponsel Menjadi Micro SIM card

    Memotong Kartu SIM
    Micro SIM mulai banyak digunakan pada Smartphone masa kini, seperti pada Samsung Galaxy S 4, HTC One, OPPO Find 5 dan Sony Xperia Z dan smartphones high end lainnya. Micro SIM layaknya sebuah SIM Card ponsel pada umumnya, hanya saja Micro SIM memiliki dimensi yang lebih kecil. Terus bagaimana cara membuat Micro SIM dari SIM Card biasa?..

    Berikut ini adalah cara yang cukup sederhana tanpa perlu pergi ke counter yang pastinya akan memberikan jasa pemotongan SIM Card.
    • Siapkan gunting/cutter, pemotong kuku/gillette, penggaris yang memiliki satuan milimeter/mm, pulpen/pensil.
    • Untuk Memotong SIM Card biasa menjadi Micro SIM anda harus mengerti ukuran Micro SIM terlebih dahulu, selanjutnya anda juga harus mengerti peletakan ukuran pada SIM Card biasa.
    • Patokan pertama dalam pengukuran adalah sisi kiri SIM Card, Ukurlah 1 mm dari Logam SIM Card lalu tandai dengan Ballpoint atau pensil secara vertikal. selanjutnya ukur pula 1 mm pada sisi atas logam SIM Card dan tandai secara horizontal. jika sudah maka akan tanda tadi akan nampak seperti huruf L terbalik mengarah ke kanan, ini adalah patokan utama dalam membuat Micro SIM.
    • Dari tanda vertikal di samping kiri, ukur menuju ke kanan sepanjag 15 mm lalu tandai secara vertikal kebawah. selanjutnya tentukan garis pada pemotongan sisi bawah dengan mengukur tanda yang sudah dibuat di sisi atas lalu ukur secara vertikal atau kebawah 12 mm, lalu tandai dengan titik atau langsung tandai horizontal.
    • Tanda yang telah dibuat tadi akan berbentuk persegi. namun masih ada satu lagi yakni membuat tanda menyamping keatas pada bagian kanan bawah. Untuk membuatnya, ukur kembali dari tanda sisi kiri menuju ke kanan di bagian bawah logam sepanjang 12 mm lalu tandai dengan titik saja dan diteruskan dengan mengukur tinggi bagian samping dari tanda sisi atas menuju kebawah pada bagian samping kanan 9 mm lalu tandai dengan titik dan garis secara lurus dua titik tadi maka sekarang akan berbentuk SIM Card berukuran mini.

       Micro SIM card
      Quick Message
      Press Esc to close
      Copyright © 2013 APA LO MAU GUA ADA All Right Reserved